Selamat datang di Mahasiswa News - Portal Berita & Aspirasi Kreativitas Kampus Terdepan
Mahasiswa News
Media Aspirasi & Kreativitas Kampus
🌤️
--° Memuat cuaca...

Kanal & Sub Kanal

Beranda Utama
Kabar Kampus

Mahasiswa PTMA Zona IV Jateng-DIY Perkuat Wawasan Kebangsaan melalui Talkshow Empat Pilar

Penulis: undefined
Editor: Mahasiswa News✓
Waktu Publikasi: 16 Sep 2026, 21:59:00 WIB
Dokumentasi Foto Kegiatan (Sumber: Dock Pribadi)
Dokumentasi Foto Kegiatan (Sumber: Dock Pribadi)

Kudus, 12 September 2026 – Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ’Aisyiyah (BEM PTMA) Zona IV Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar Talkshow Wawasan Kebangsaan di Universitas Muhammadiyah Kudus. Kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperkuat pemahaman tentang nilai-nilai kebangsaan dan peran generasi muda dalam menjaga persatuan bangsa.

Talkshow tersebut membahas Empat Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. Kegiatan ini menghadirkan Casytha A. Kathmandu, S.E., M.Fin., Anggota MPR RI sekaligus Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Jawa Tengah, sebagai narasumber utama.

Peserta yang berasal dari berbagai organisasi kemahasiswaan mengikuti kegiatan dengan antusias. Diskusi membahas sejumlah tantangan kebangsaan yang dihadapi mahasiswa, seperti derasnya arus informasi digital, perbedaan pandangan politik, serta potensi perpecahan sosial akibat polarisasi di masyarakat.

Dalam pemaparannya, Casytha menekankan bahwa mahasiswa tidak cukup hanya memahami Empat Pilar Kebangsaan secara teori. Nilai-nilai tersebut perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kampus, masyarakat, maupun ruang digital.

“Mahasiswa merupakan agen perubahan yang harus memahami betul nilai-nilai kebangsaan agar mampu menjaga persatuan dan keutuhan bangsa di tengah arus globalisasi dan tantangan zaman,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa kampus memiliki peran penting dalam merawat wawasan kebangsaan karena menjadi tempat pembentukan calon pemimpin bangsa. Menurutnya, mahasiswa perlu berperan sebagai penyeimbang dalam menghadapi perbedaan suku, agama, pilihan politik, maupun golongan agar semangat Bhinneka Tunggal Ika tetap terjaga.

Selain pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Peserta mengajukan pertanyaan mengenai peran mahasiswa dalam mengawasi kebijakan publik, memperkuat persatuan di lingkungan kampus, serta menangkal paham yang dapat memecah belah bangsa.

Presidium Nasional BEM PTMA Zona IV Jawa Tengah dan DIY, Yoga Dwi Yuwono, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen organisasi dalam membentuk mahasiswa yang memiliki wawasan kebangsaan yang kuat.

“Kami berharap mahasiswa dapat menjadi pelopor yang mampu mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

BEM PTMA Zona IV Jawa Tengah dan DIY berharap talkshow tersebut dapat melahirkan mahasiswa yang kritis, berintegritas, dan memiliki semangat nasionalisme. Kegiatan serupa juga akan terus didorong sebagai upaya memperkuat peran mahasiswa Muhammadiyah dan ’Aisyiyah dalam menjaga persatuan Indonesia.